AnggotaDewan Legislatif Palestina Yasser Mansour menegaskan bahwa laju permukimanYahudi yang menerjang rakyat Palestina dan rencana yahudisasi yang menerpa MasjidAl-Aqsha adalah alasan untuk memperkuat persatuan dan kohesi serta menyepakatiprogram politik yang jelas dan menyatukan kompas untuk melindungi tanah dan tempat-tempatsucinya.
Dalampernyataan pers Mansour menekankan perlunya menarik garis yang luas untukmenghentikan aktivitas permukiman Yahudi dan infiltrasi para pemukim pendatangYahudi di Masjid Al-Aqsha.
Mansourmengatakan bahwa tempat-tempat suci terutama Masjid Al-Aqsha dan tanahPalestina di Tepi Barat berada di bawah serangan permukiman Yahudi yangmenarget eksistensi warga Palestina.
KelompokKkelompokyang ingin mendirikan kuil Yahudi di Al-Aqsha dan sejumlah organisasi sayapkanan pemukim Yahudi mengumumkan pengorganisasian pawai bendera yahudi di al-Qudsyang akan dimulai pukul sembilan empat puluh lima menit pada malam hari Rabubertepatan dengan 26 Juli dan melewati Kota Tua Al-Quds.
Pawaiini menarget gerbang-gerbang Masjid Al-Aqsha (Al-Jadid Al-Zahira Al-Amud danAl-Asbat) diakhiri dengan memasuki Kota Tua melalui Gerbang Mughrabi dankemudian ke area Al-Buraq.
PendudukanZionis Israel dan kelompok-kelompok permukiman Yahudi berusaha untuk mengubah “peringatanpenghancuran Kuil” menjadi transit tahunan untuk mencapai lompatan dalamagresinya terhadap Masjid Al-Aqsha dan untuk mendirikan kuil Yahudi di lokasimasjid.
Menteri dan anggota Knesset dijadwalkanberpartisipasi dalam pawai ini.