Konfrontasi meletus di sejumlah perkampungan kota al-Quds yangdiduduki penjajah Israel pada Ahad (10/10/2021) malam. Ketegangan ini terjadi bertepatandengan penggalian makam Yusufiya yang dilakukan penjajah israel di dekat Masjidal-Aqsha yang diberkati.
Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa pasukan pendudukan penjajahIsrael menangkap dua pemuda Palestina Qais Sharha dan Naim Al-Amouri daridaerah “Al-Masara” di kota al-Quds. Pasukan pendudukan Israel dikerahkansecara besar-besaran di daerah Bab al-Amud dan menyerang warga al-Quds di sana.
Sumber di Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan bahwa polisi penjajahIsrael mencegah krunya untuk memberikan pertolongan pertama kepada warga yangterluka di Bab al-Amud di al-Quds.
Sementara itu konfrontasi meletus di sejumlah perkampungan di kotaSilwan dan al-Tur di mana pasukan pendudukan penjajah Israel menembakkan bomgas beracun dan bom suara ke arah warga.
Sejumlah warga termasuk seorang paramedis terluka dalam bentrokanyang terjadi dengan pasukan pendudukan Israel setelah mereka membuldoser bagiandari pemakaman Yusufiya yang berdekatan dengan Masjid al-Aqsha dari sisi timur.
Kru Bulan Sabit Merah Palestina di al-Quds mengatakan bahwa merekamenangani dua korban luka akibat terkena tembak bom suara yang dirawat dilapangan selama konfrontasi dengan pasukan pendudukan di Bab al-Asbat(pemakaman Yusufiya) di mana salah satu korban yang terluka adalah seorangpetugas medis dari Bulan Sabit Merah.
Para pemuda membakar gudang besi bergerak (kontainer) milik pemerintahkota penjajah Israel yang ditempatkan di dalam pemakaman Yusufiya di al-Quds. Aksipembakaran tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan mereka terhadap rencanapenjajah Israel untuk mengubah pemakaman tersebut menjadi Taman Torah.
Ketua Komite Perawatan Pemakaman Islam di Dinas Wakaf Islam di al-QudsHaji Mustafa Abu Zahra mengatakan “Pasukan penjajah Israel melakukanpembuldoserah pada makam dari kuburan para syuhada di Pemakaman Yusufiya dimana muncul tulang-tulang salah satu jenazah yang dimakamkan di sana. Setelah itukami keluarga buldoser yang digunakan untuk membuldoser makam tersebut. Kami perbaikikembali makam tersebut seperti sedia kala. Kami paksa buldoser dan pasukanpenjajah Israel meninggalkan tempat itu.”
Pada awal Desember 2020 pasukan penjajah Israel telah menghancurkandinding pemakaman dan tangga di pintu masuk yang mengarah ke sana. Kemudianmelanjutkan penggalian dan pembuldoseran di Pemakaman Syuhada yang di dalamnyaada makam para syuhada dari tentara Irak dan Yordania. Tindakan penjajah Israeltersebut dilakukan untuk kepentingan “Jalur Taman Torah.”
Pemakaman Yusufiyah terletak di utara kuburan Bab al-Rahmaberdekatan dengan tembok timur al-Quds. Lokasi tersebut menjadi target serangandan penggalian otoritas penjajah Israel selama bertahun-tahun. Penggalian yangmereka lakukan sudah mencapai fondasi peninggalan dekat ambang pintu Gerbang Asbat.
Dalam konteks ini pasukan penjajah Israel telah menghancurkandinding pemakaman yang berdekatan dengan Gerbang Asbat juga menghilangkan tanggayang merupakan peninggalan arkeologi di samping tangga yang mengarah ke sepanjangkuburan para syuhada dalam rangka untuk melaksanakan sejumlah rencana Israelyang saling terkait yang sudah dipersiapkan sejak lama. (was/pip)