Pemerintahpenjajah Zionis pada hari Ahad (28/5/2017) menggelar sidang pekanan dekat areaal-Barak (orang-orang Zionis mengklaim sebagai area tembok ratapan) di kotaal-Quds. Sidang ini digelar di lokasi tersebut dalam rangka peringatan 50 tahunpendudukan kota al-Quds. Dalam sidang tersebut pemerintah Zionis menyetujuirencana yahudisasi baru dengan anggaran 50 juta shekel.
SaluranTV7 Zionis mengatakan &ldquoPemerintah Zionis telah menggelar sidang pekanan dikawasan tembok al-Barak.&rdquo Media Zionis ini menjelaskan bhawa sidang digelardalam rangka untuk berpartisipasi dalam meramaian perayaan yang diadakan olehpenjajah Zionis dalam peringatan 50 tahun kelanjutan pendudukan kota al-Quds.
Sementaraitu surat kabar Zionis Ma&rsquoarev mengatakan pemerintah telah menyetujui rencanasenilai 50 juta shekel untuk pengembangan danau Kota Tua di al-Quds dan pembangunanlift dan koridor-koridor di bawah tanah untuk mencapai kampung Yahudi di KotaTua hingga ke Tembok Ratapan.
Proyekini mencakup pengembangan infrastruktur yang bertujuan untuk mendorongkelompok-kelompok Yahudi dan para pemukim pendatang Yahudi untuk menyerbutembok ratapan.
Pelaksanaanrencana ini menuntut dilakukannya penggalian luas di bawah tanah dan di bawaharea tembok al-Barak yang berada di sisi barat masjid al-Aqsha. Penggalian inimengancam longsornya peninggalan-peninggalan Arab dan Islam di kawasan tersebut.Rencana ini juga bertujuan untuk merubah area tersebut mejadi pusat bagi kaum Yahudiuntuk menguasai penuh kawasan tersebut.
Di akuntwitter pribadinya PM Zionis Benjamin Netanyahu mengatakan &ldquoSaya telahmengadakan pertemuan pekanan pemerintah hari ini (Ahad red) di terowongan yangterletak di bawah tembok ratapan. Kami mengambil sejumlah keputusan yang akanmemperkuat perjuangan Yerusalem sebagai ibukota kami. Kami akan terus membangundan mendukung perjuangan Yerusalem.&rdquo
Rencanayahudisasi yang disetujui pemerintah Zionis ini juga mencakup pembangunanproyek kereta gantung yang menghubungkan terminal-terminal kereta di al-Qudsdengan tembok ratapan. Dengan tujuan untuk memudahkan sampainya 130 ribu orangZionis ke area tersebut. (was/pip)